Rudy Susmanto Targetkan Jalan dan Sekolah Rusak di Bogor Tuntas 2028

Mediabogor.co, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor punya target besar untuk membenahi dua persoalan yang masih banyak dikeluhkan warga, yakni jalan rusak dan sekolah yang butuh perbaikan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menargetkan persoalan tersebut bisa dituntaskan secara bertahap pada 2027 hingga 2028.

“Tidak ada waktu lagi. Momentum kita membangun tinggal 2027, 2028. 2028 sudah masuk masa jelang tahun politik 2029. Kami ingin sekolah yang rusak tuntas 2027–2028, jalan-jalan rusak tuntas 2027–2028,” ujar Rudy Susmanto, Rabu (2/9/2026).

Rudy menyebut, luas wilayah dan jumlah penduduk Bogor yang mencapai 6,1 juta jiwa membuat pembangunan harus dilakukan bertahap dan merata.

Menurutnya, pembenahan jalan jadi salah satu kunci karena akses yang baik bisa membuka konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas warga.

“Kalau mau membangun wilayah, yang dibangun pertama apa? Ibarat sebuah tubuh, urat nadinya bangunlah dulu. Urat nadi itu apa? Jaringan jalan. Konektivitas antar wilayah, sehingga ke depan pemerataan pembangunan akan dirasakan dampaknya langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Sepanjang 2025, Pemkab Bogor mencatat sekitar 516 kilometer jalan telah dibangun, baik jalan kabupaten maupun desa. Meski begitu, Rudy mengakui masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Hal itu pun kita belum bisa membahagiakan semua pihak. Penduduk kita jumlah cukup banyak, wilayah kita sangat luas,” katanya.

Tak cuma jalan, kondisi sekolah juga jadi perhatian. Lewat program “Kami Mendengar”, pemerintah turun langsung melihat kondisi sekolah dan mencari tahu kebutuhan yang masih belum terpenuhi.

“Kita melihat secara langsung persoalan yang ada di sekolahnya apa, infrastruktur yang belum memadainya apa,” ungkapnya.

Rudy menegaskan, target tersebut membutuhkan kerja bareng dari pemerintah, DPRD, pemerintah pusat, swasta, hingga masyarakat.

“Kunci kalau ingin keberhasilan ini tercapai, kuncinya hanya satu: ayo bareng-bareng bangun Bogor,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Pemkab Bogor juga menargetkan penurunan angka kemiskinan, percepatan perizinan, hingga penguatan UMKM.

“Bogor harus berubah, Bogornya harus maju. Kami ingin sekolah yang rusak tuntas 2027–2028, jalan-jalan rusak tuntas 2027–2028, rata-rata lama sekolah bisa kita kejar, angka kemiskinan bisa kita turunkan, perizinan-perizinan harus berjalan dengan cepat, khususnya perizinan-perizinan pendirian usaha,” pungkasnya.

Berita Terkait

Berikan Komentar