Kemendikbud dan Ristek Sosialisasikan Perlindungan Warisan Budaya Kepada Usia Remaja

Mediabogor.co, BOGOR – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui  Direktorat Perlindungan Kebudayaan, Direktorat Jenderal (Dirjen) Kebudayaan melakukan Sosialisasi Perlindungan Warisan Budaya Dalam Rangka Sadar Merawat Bumi di Bukit Panorama Pabangbon, Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor.

Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Dirjen Kemenristek Dirjen Kebudayaan Rosmiati, target kegiatan yang digelarnya lebih kepada pengenalan kepada anak usia remaja.
“Hari pertama kita mengadakannya di SMKN 1 Leuwiliang, bersema mereka kami membuat aneka kegiatan, salah satunya adalah membuat bebegig (boneka sawah) yang merupakan bagian dari budaya yang saat ini kurang mereka kenal. Bebegig ini punya fungsi untuk menakut-nakuti binatang sawah dari mulai padi ditanam hingga panen,” katanya.
Pada kesempatan itu, dia memaparkan, dasar kegiatannya merujuk kepada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 87 tahun 2021 tentang aturan pelaksanaan undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan.
“Terkait dengan perlindungan warisan budaya yaitu dalam rangka sosialisasi perlindungan warisan budaya yang sebenarnya melaksanakan amanah dari PP 87 tahun 2021, terkait dengan objek pemajuan kebudayaan. Oleh sebab itu mari sama sama menjaga, melindungi, merawat, mengembangkan dan memanfaatkan kebudayaan kita. Demi kemakmuran bangsa kita sendiri,” ujarnya.
Dirinya mengharapkan, ada pencapaian hasil akhir yang maksimal, dari kegiatan sosialisasinya, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat yang nyata.
“Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat terutama dalam melindungi, merawat dan menjaganya. Sehingga mereka bukan hanya dapat merasakan dari warisan budaya tersebut namun juga merasakan manfaatnya secara langsung,” ungkapnya.
Penyataan Rosmiati disambut oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat (PM) Hari Prihartono, yang turut hadir mewakili Plt Camat Leuwiliang, dengan mengatakan kegiatan Kemendikbud Ristek sangat tepat sasaran sosialisasi kepada para peserta didik tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)
“Sudah seharusnya ini berkelanjutan, pada dasarnya saat ini pesertanya pun, berasal dari anak muda. Acara hari ini emang harus Pro kebijakan, dari Kementerian reset dan teknologi itu sudah mengerucut ke arah itu, karena hal ini di kalangan tua 10 tahun yang akan datang ini akan sirna,” tegasnya.
Senada dengan Hari Prihartono, Kepala Desa (Kades) Pabangbon Endang Rohendi dalam kesempatan itu juga menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kegiatan sosialisasi Kemendikbud Ristek di wilayahnya.
“Sebagai kepala desa Pabangbon, saya sangat berterimakasih dengan adanya sosialisasi perlindungan waris budaya Sunda dan saya berharap kepada dinas terkait mudah-mudahan kegiatan ini berkelanjutan. Agar budaya kita ini lebih timbul kembali dan tidak hilang,” katanya. (Ipay).

Berita Terkait

Berikan Komentar