Pandemi Covid-19, Produsen Lumpia Sudra Tetap Bertahan dan Tahun ini Meningkat

Mediabogor.co, BOGOR – Dimasa pandemi COVID-19 para UMKM Produsen Makanan Lumpia tetap bertahan walaupun perekonomian sangat berpengaruh dampak virus corona ini. Salah satunya, UMKM Prosen lumpia milik Sudra yang berada di RT 1, RW 12 Kampung Sawah, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang. ( 27/9/2021).

Usaha kulit lumpia Rajawali milik Sudra ini berdiri pada tahun.2009 dan sudah menjadi usaha turun menurun keluarga dengan bahan baku, Garam, terigu, minyak, air, dan lain-lain.

“Dalam sehari lumpia milik sudra bisa memproduksi sebanyak 350 sampai 400 pack dengan satu pack isi 35 kulit lumpia,”
kata Sudra kepada mediabogor.co.

“Kami memiliki 4 pekerja yang membantu memproses pembuatan lumpia adonan dipanggang di katel bilamana adonan sudah mengembang lalu di angkat dan langsung dipacking,”paparnya.

Kata dia, yntuk pemasarannya sendiri ke pasar tradisional antara lain, Leuwiliang, Ciampea, cigudeg. Selain itu, lumpia milik sudra bisa menerima pesanan ke toko-toko dengan jumlah 50 ataupun 80 pack.

“Pas pertama pandemi covid awal itu sangat ngaruh, tapi sekarang alhamdulillah sudah agak mendingan. Dibandingkan, dengan tahun lalu sebelum pandemi Covid-19,”katanya.

Ia mengharapkan, semoga prodesen kulit lumpia Rajawali ini bisa lebih di minati banyak orang.

Sementara itu, Fahri Anshori Kepala Seksi Kesejahtraan Desa Leuwiliang menjelaskan, para produsen usaha tradisional bisa membantu peningkatan ekonomi khusus nya di desa Leuwiliang dan kedepannya pemerintah pusat atau daerah bisa memperhatikan para UMKM yang ada di desa Leuwiliang.

“Mudah-mudahan Desa Leuwiliang bisa lebih baik dalam perekonomian dimasa pandemi dan berharap pemdes Leuwiliang inginkan desa yang produktif di segala hal dalam bentuk usaha rumahan,”pungkasnya. ( Agil).

News Terpopuler

Wakil Rakyat

media bogor

media bogor

media bogor

media bogor

media bogor

Info PDAM